RSS

Selamat Jalan Tgk. Hasan Muhammad Di Tiro

03 Jun

Oleh : Tgk. Farid Wajidi

Siang tadi, tepatnya jam 12.15, kita, bangsa Aceh, dikejutkan dengan berita meninggalnya tokoh Aceh paling fenomenal sepanjang abad. Teungku Hasan Muhammad Di Tiro. Setelah beberapa hari dirawat intensif di ruang ICCU Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin, Banda Aceh. Akibat infeksi saluran pernafasan.

Wali, begitulah ia sering di sapa. Sapaan tersebut berasal dari kata Wali Nanggroe, sebutan untuk pimpinan pergerakan Aceh Merdeka. Wali lahir di Pidie, Aceh, pada 25 September 1925 di Tanjong Bungong, Lameulo, sekitar 20 km dari Sigli. Ia adalah keturunan ketiga Tengku Chik Muhammad Saman di Tiro (Tengku Syiek Di Tiro). Ia merupakan anak kedua pasangan Tengku Pocut Fatimah dan Tengku Muhammad. Tengku Pocut inilah cucu perempuan Tengku Chik Muhammad Saman di Tiro yang juga Pahlawan Nasional Indonesia.

Wali mulai dikenal luas masyarakat Aceh setelah mendeklarasikan Gerakan Aceh Merdeka, 4 Desember 1976 di buket Tjokkan, gunung Halimon, Pidie. Sebuah gerakan perlawanan untuk memerdekakan Aceh dari pangkuan Republik Indonesia.

Pembentukan GAM menuai berbagai tanggapan dari segenap masyarakat. Bahkan pemerintah saat itu menjawab deklarasi tersebut dengan menggelar aksi militer untuk menumpas habis pergerakan tersebut.

Memang sudah menjadi sunnatullah, setiap kejadian akan melahirkan dua aspek penilaian. Positif dan negatif. Begitu juga halnya, perlawanan yang dipimpin Wali ini. Begitu besar dukungan yang diberikan oleh mayoritas masyarakat Aceh. Harta bahkan jiwa. Namun, tidak sedikit pula yang mencela, mencemooh bahkan menentang perjuangannya.

Banyak kalangan memposisikan Hasan Tiro sebagai penjahat. Yang telah menyebabkan banyak aneuk Atjeh jadi korban ambisinya. Banyak anak-anak menjadi yatim dan wanita menjadi janda. Belum lagi korban harta benda.

Apapun yang telah terjadi, Hasan Muhammad di Tiro telah pergi. Pergi untuk selama-lamanya. Tentunya banyak kesan yang ditinggalkannya. Terlepas itu positif atau negatif. Namun, ada satu hal yang patut menjadi catatan sejarah bagi anak cucu bangsa Aceh. Hasan di Tiro adalah orang pertama yang membangkitkan kembali heroisme bangsa Aceh yang telah terbenam puluhan tahun sejak Indonesia merdeka. Bangsa Aceh yang telah menjadi bangsa yang manut terhadap apapun yang menimpanya. Bangsa Aceh yang sudah hilang ke-Aceh-annya. Wali lah yang telah mengembalikan semangat bangsa Aceh. Menyadarkan bangsa Aceh, bahwa bangsa Aceh adalah bangsa yang besar, yang punya marwah di mata dunia. Bukan bangsa pengecut apa lagi bangsa namiet.

Saya tidak bermaksud membangkitkan semangat pemberontakan bangsa Aceh. Tapi, biarlah kami mengintrospeksi diri bahwa kami adalah bangsa besar. Satu-satunya bangsa di Asia yang menjadi sekutu utama Khilafah Turki Usmani.

Hendaknya Hasan di Tiro menjadi contoh teladan generasi penerusnya. Ia rela meninggalkan gemerlapnya dunia. Meninggalkan harta kekayaannya. Demi memperjuangakan kesejahteraan bangsa Aceh dan mengembalikan marwah bangsa Aceh di mata dunia.

Kita masih berharap akan lahirnya Hasan Tiro – Hasan Tiro berikutnya yang mau memikirkan nasib masyarakat Aceh. Bukankah saat ini Aceh telah menjadi propinsi termiskin ke empat dan menjadi propinsi terkorup di Indonesia. Memang hasil alam Aceh begitu berlimpah. Namun, sebagian besar masyarakat Aceh masih berkutat dalam kemiskinan.

Selamat jalan Wali. Hanya untaian doa yang mampu kami persembahkan. Semoga engkau ditempatkan di tempat yang layak disisi Rabb-mu. Tuhan semesta alam. Allah subhanahu wata’ala. Kepedulian dan pengorbananmu mudah-mudahan menjadi penyemangat kami untuk membangun Aceh yang damai dan sejahtera dibawah naungan syariat Allah. Amin

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on June 3, 2010 in Atjeh

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: